first letter

menurutku ini suatu pertanda. bahwa aku
harus menentukan pilihan baru untuk profesiku.
bayangin, blog lamaku hilang tatkala aku udah
bubaran dgn sumut pos. kupikir, aku memang
sudah waktunya lepas landas menuju kedewasaan. benarkah, ketawa aku menyimpulkannya. betapa tidak, di kala aku lagi mikirin masa depan yang lebih
realistis, godaan cowok2 dari berbagai sumber
nyamperin aku. yah, mumpung aku selama ini menggunakan cara kick and rush, kali ini aku
sedikit menggoreng-goreng bola. belajar ngomong ama cowok lah intinya. kuambil kesempatan itu dan syukurlah aku msh bisa handle pegang kendali.
nah, selanjutnya aku mulai lebih peka terhadap
speak in english dan bataknese. biarpun masih
berpasir2, tapi aku bisa translate langsung lho.
wow..! terus, aku belajar untuk lebih sabar
dalam menghadapi orang dan lebih santun
waktu ngomong dgn orang walaupun sdg
dalam emosi yg berkobar-kobar. intinya, aku lebih bisa menghandle diriku. tinggal nunggu efek sampingn
perubahan aku aja. sedikit bisa ditangkap sih,
aku jd orang yang tidak peka dan orisinal. sikap
spontan aku berkurang karena dapat filter ‘santun’ dan ‘menahan diri’ tadi. but, so far so googd lah.
adaptasi. suatu hal yg amat kubenci, krn membayangkan aku harus membiasakan diri
dgn hal-hal baru dan akan terus-terusan aku
temui dalam waktu yang lama. walaupun di satu
sisi aku adalah tipe orang yg menyukai hal-hal
baru. tapi digaris bawahi, hanya yg bersifat
sementara. selebihnya, udah masuk unsur paksaan.
kayak sekarang, aku ngelamar di medan bisnis. entahlah, apa aku sanggup bertahan. mana lagi
menunggu posisi di pesada. bingung, being
journalist or woman movement activist???
only God know..

ono’ 17 April 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s