celutuk SMI

Penunjukan SMI sebagai Managing Director di World Bank cukup menarik diikuti. Menurutku sih, ini bagian lain dari sebuah skenario Amerika Serikat yang memang ingin menyelamatkan ‘dutanya’ di Indonesia. Kita simak dulu perjalanan karir SMI 10 tahun terakhir. Setelah lepas dari IMF, dia diangkat SBY jadi Menkeu. Kemudian, ada goncangan dari dalam negeri yang mulai menguak sepak terjang SMI selaku duta AS di Indonesia, sehingga harus cepat-cepat dimutasi dari red zone (zona berbahaya).

Menurutku, SMI itu diletakkan sebagai Menkeu untuk ‘menyelamatkan’ kewajiban pajak perusahaan-perusahaan raksasa AS di Indonesia. Seperti Exxon, Freeport, Newmont, dll. Kita tahu bahwa saluran dana pajak bangsa ada di bawah kontrol Menkeu. Gayus, cuma salah satu ‘teri-nya’ SMI dalam mengamplas dana-dana wajib pajak yang seharusnya disetorkan ke kas Negara. Aku tidak mau membahas apakah terkuaknya kasus ini memang sebuah upaya dari pro demokrasi atau skenario balas dendam pihak lain yang menjadi rival AS dan kroninya di Indonesia. Atau bisa juga ini cuma bagian dari manajemen konflik rutin yang sudah berlangsung sejak pemerintahan rezim Soeharto oleh pihak tertentu untuk terus menggoyang stabilitas nasional sehingga kita sulit maju dan sejahtera. ENTAHLAH. Yang jelas, terkait kasus ini bisa dibayangkan, mengapa Indonesia yang memiliki sumber daya alam dan manusia yang luar biasa komplit, tetapi mayoritas rakyatnya berada di bawah garis kemiskinan.

SMI memang salah satu jagoan ekonomi berwarga Negara Indonesia yang mumpuni dalam persoalan pelik seperti kasus Century ini, tapi dia bukan orang Indonesia. Dia cuma antek. Selamat jalan SMI, semoga kau tak kembali ke Indonesia. Aku yakin, SMI hanya satu dari banyak antek asing berkedok ‘orang Indonesia’ yang mengabdi untuk menghancurkan negara ini, minimal mem-bonsai-kan bangsa ini untuk kepentingan asing. (dj)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s