baby still

I just want to catch you if I can… I love you till the end…. – The Pogues

Aku senang bisa merasakan pengalaman ini. Pengalaman rasa aneh menyebalkan bernama cinta yang sedang meregang nyawa. Pilihan ada padaku, apakah aku akan menyelamatkannya atau membiarkannya mati. Pertimbangan teknis dibutuhkan dalam masalah ini, tapi percayalah kulit yang sedang memar jika dibelai pun akan terasa sakit. Enyahkan pertimbangan teknis, dia tidak berguna saat ini.

Pertanyaan kenapa cinta itu sampai meregang nyawa sebenarnya timbul setelah ada penyesalan ketika rindu melanda. Kenapa terlalu emosi menghadapi dirinya yang berlaku tidak seperti yang kita harapkan. Diri pun mulai berandai-andai. Dan itu juga laku yang menyebalkan dari sosok yang tidak konsisten terhadap keputusan. Ahh, betapa merananya hidup seperti ini. Segala sesuatu menjadi samar dan tak menjejak dalam logika dan rasa. Hanya ada ragu-ragu dan praduga.

Sayang, apa kabarmu?

Apa arti move on yang sesungguhnya? Teman-temanku meminta aku melakukannya. Apakah jika seseorang tetap hidup dan berusaha melupakan cintanya di belakang dan pura-pura tidak mengenal rasa sakit dari lubang di hatinya lantas dikata move on? Manusia yang meraung-raung karena ditinggal mati cinta juga ternyata masih hidup, apa dia move on, bernafas dalam kesakitan?  Lantas, aku ada di posisi mana? Menyulitkan.

Tidak kusangka, ada begitu banyak lagu OST dan percakapan yang membuatku meragu akan meninggalkanmu dengan sebenar-benarnya. Sebegitu dalam ternyata perasaanku padamu. Aku bahkan mencipta lagu buatmu suatu kali saat aku rindu kamu setengah mati. Iya, setengah mati. Ingin meneleponmu tapi aku selalu takut kau tidak akan mengangkatnya, ingin kirim SMS takut kamu tidak akan membalasnya, sehingga aku akan marah besar dan semakin menghancurkan perasaanku yang sudah tidak karuan karena merindu dengan sangat. Aku membenci kebiasaanmu yang jarang membalas SMS dan mengangkat telepon. Aku benci kebiasaanmu yang tidak menganggap panggilan-panggilanku itu penting. Kenapa kau harus berlaku begitu? Kenapa kau tidak membalas saja semua pesan-pesanku, mengangkat teleponku, atau meneleponku sesekali. Mengapa aku selalu ingin terhubung denganmu? MIAPAH??????

I feel ur touch, and I really like it. Would you go to bed with me? Again???

You haven’t kiss me, yet. Remember???

Aku telah lama menunggumu datang dan akhirnya bisa bertemu dan dekat, namun semua jadi berantakan begini. Padahal ada banyak hal yang belum kita lakukan, sayang. Mandi bareng hehehe berenang maksudnya. Kamu kan diver, ajarin aku berenang dong, trus kita diving bareng di laut yang ada lumba-lumbanya. Kau tahu aku sangat mengiginkan itu. Kita juga belum pernah makan bareng sambil ngobrol ngalur ngidul, saling bertatapan terus senyum-senyum simpul. Kita belum pernah hunting foto bareng, secara kita berdua sama-sama punya kamera bagus dan sering saling pamer jepretan di FB. Kita belum pernah nonton bioskop bareng dan ngobrolin film tentang Indonesia seperti yang sering kita bicarakan di telepon dan BB. Kita belum pernah saling mengungkap rasa, CINTA. Banyak sekali yang belum kita lakukan, sayang…..

Cinta, apakah kau akan kubiarkan meregang nyawa? Bolehkah aku melompat ke masa depan, 1 atau 2 tahun kemudian. Aku enggan merasakan kondisi serba sumir seperti ini. Kalau pun cinta padamu ahirnya mati, biarlah aku tidak merasakan duka itu. Aku ingin melompat ke masa dimana aku sudah bisa ikhlas dan sembuh.

Apa kau masih ingat bagaimana terakhir kita bertemu? Aku meninggalkanmu dalam kebingungan setelah aku murka kau cuekin? Kau coba menghubungiku berulang kali namun kuabaikan? Sehari setelahnya aku lalu mengirim SMS tapi tidak kau jawab, aku telepon namun tidak kau angkat??? Betapa besar penyesalanku telah berlaku tidak konsisten. Kau kembali mengecewakanku. Dan akhirnya aku mengirim SMS : Ya sudahlah, sampai di sini saja. Aku menangis. Mencintai dan mengharapkanmu adalah kesakitan. Dan lepas darimu juga aku merasa kesakitan. Apa maksud semua ini? Semesta, jawab aku!!!!!! Kemana arah semua ini?

Sayang, apa kabarmu??

I still thinking about you a lot. All the time………

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s