catatan awal tahun 2013

[Mungkin] ini waktu yang tepat untuk menuliskan pandangan old and new tahun 2013. Sejujurnya ya karena sok sibuk, makanya catatan akhir tahun menjadi catatan awal tahun. Well, aku bersyukur karena detik ini, ada semangat yang tetap berjaga menemani nafas yang keluar masuk dari hidungku. Semangat memulai hari dengan terus mencoba memperbaiki diri. Luar biasa spirit itu, rasanya seperti sedang jatuh cinta. Mata berbinar-binar dan antusias. Entah dari mana datangnya semangat ini. Yang jelas, ada satu titik dimana kita sangat bosan menyiksa diri dan ingin bahagia. Itulah kenapa manusia ingin terus memperbaiki diri, berharap ia akan lebih bahagia.

Memulai langkah selalu sulit karena dibebani berbagai asumsi dan prasangka yang kadang-kadang sebenarnya sangat sangat tidak penting. Kekhawatiran yang berlebih membuat kita kadang terlalu  ‘mbulat’ untuk bergerak dengan lincah. Itu sebabnya kita harus mengurangi beban ‘pikiran’. Satu per satu copot hal-hal yang menguras otak dan perasaan, yang menempatkan kita selalu merasa serba salah, sedih, dan takut. Misalnya, cinta bertepuk sebelah tangan, atau yang lebih parah-cinta yang digantung. Atau mungkin mengharapkan sesuatu yang besar namun kemampuan kecil. Saran semesta, lakukan apa yang perlu dilakukan, dengan kemampuan yang ada. Kalau tidak berhasil atau tidak sanggup, buang saja!! Sekali lagi kukatakan, buang saja. Percayalah, ide dan kesempatan masih akan terus muncul seiring hadirnya nafas yang lancar. Digaris bawahi ya, nafas yang lancar. Ketenangan adalah syarat mutlak berpikir dan bertindak. Ketenangan atau kedamaian hati memberi space yang lebih luang untuk kita melihat sesuatu. Ini memang tidak semudah mengeluarkan kata-kata, sama sekali tidak. Tapi pakailah semangat memperbaiki diri itu untuk terus mencoba dengan serius. Melangkahlah, lakukan, jangan takut!!

Semangat itu pula yang menemaniku merealisasikan setiap NIAT batinku. Tidak semua hal yang dipersiapkan bagus akan berhasil. Ada hal-hal yang di luar prediksi dan kehendak kita yang bakal turut mempengaruhi hasil usaha kita. Tapi tenanglah, buang perasaan yang merugikan itu, KESAL dan MENGELUH. Buang saja. Iklhas!! Tidak ada gunanya menyesali apa yang hilang. Buang saja. Apapun itu, tapi dengan catatan, jangan terulang lagi ya.

Tahun 2012, aku telah melakukan banyak hal yang kudamba sejak lama. Sungguh bersyukur. Belajar menulis skenario di Serunya Scriptwriting selama 2 bulan pada maret-April, ketemu temen-temen yang berkesan sekali, seperti Yose, Pidi, Ben Siho, dan Astrid. Ketemu sosok Titien Watimena, penulis skenario film favo aku LOVE, ketemu Hanung Bramantyo yang cerdas dan selalu terlihat berapi-api, ketemu dengan Salman Aristo, penulis skenario yang dulunya adalah wartawan. Inspiring people. So good people. Nah, akhir tahun kepalaku menggila, demi membuktikan kepada Made Rudita, temen yang kukenal di Bali, aku belajar membuat film di SAE Institute Jakarta. Sebenarnya aku hanya ingin memperkuat kemampuan editing video ku saja, karena saat ini passionku hanya di penulisan cerita, tapi ternyata belajar selama sebulan di SAE memberi aku banyak pelajaran di movie making. Ketemu dengan temen-temen yang so so exited : Bang Boris, Adri, Ferli, Mbak Ayie, Nathan-si bule ganteng dari Swiss, Mbak Dewi, Kevin. So good people too. Seharusnya aku menindaklanjuti pelajaran editing itu ya, supaya aku gak lupa. Tapi karena eforia berlebih telah selesai membuat film pertama, aku jadi pongah dan cepat puas. Soalnya buat film itu susah sekali pren. Thanks God, I can do that now. Gak tau kapan mulai edit-edit video lagi. I hope soon, misi untuk pamer hasil video untuk Bli Made belum kesampaian soalnya😀

Di akhir 2012 aku juga, entah dapat energi dan dorongan dari mana, aku juga menerbitkan buku fiksi pertamaku. Sebuah omnibook (kumpulan cerita) berjudul TRAGEDI, yang diterbitkan secara indie memakai penerbit UpHill Society dan dibantu FJPI (Kak Awi) dalam pengurusan ISBN-nya. Ada 9 cerita yang kususun dan 90% adalah hasul jerih payahku termasuk desain cover. Lahirannya sangat melelahkan, tapi puas juga karena terbit sesuai target : 20-12-2012. Dan launchingnya juga sesuai jadwal : 3-1-13 di Ruang Pagelaran Fakultas Sastra USU. Pak Syamsul Tarigan, dosen pembimbing skripsi Gerwani-ku dulu, membantu menyediakan tempat itu gratis. So exited. Bayangkan, betapa semua bisa dilalui dengan semangat pantang menyerah itu. Sebagian orang-orang mengecewakan, tapi kunci keberhasilan ada di ketahanan gerak kita untuk mencapai hasil. Berdoa, tentu saja. Tuhan adalah Sang Kuasa, hanya Dia yang selalu menguatkan dan menggerakkan orang-orang untuk melengkapi kekurangan kita. He is the real director, yang membuat perputaran dunia ini tetap pada porosnya. Berserahlah padanya, maka hidup kita akan lebih fleksibel dan ceria. Dia tidak menjanjikan kita akan selalu berhasil dan tertawa, tapi yang pasti Tuhan selalu ada dan memastikan yang terbaik bagi kita. Ini memang promosi prens, tapi ini kesaksian. Sebuah pernyataan syukur tak terhingga, aku bisa mencapai itu semua.

Cinta. Aku punya cinta, romansa. Tahun 2012 adalah sebuah pencapaian luar biasa. Cintaku ditambat di sebuah pelabuhan yang tidak ingin dimiliki. Kami berdua tidak satu visi dan misi untuk berlayar. Satu-satunya untuk kembali berlabuh hanya rindu. Tidak bicara soal masa depan, hanya singgah dan minum teh hangat sambil memandang wajahnya, sesekali mendengar suaranya yang kusuka. Aku bisa apa soal itu. Perasaan adalah contoh lain rahasia ilahi yang tidak bisa kupahami, hanya pasrah merasa. Tidak bisa membuangnya begitu saja, hanya karena kita tidak bisa memiliki sosoknya seutuhnya, tak bisa juga memaksanya untuk bersama dengan kita seutuhnya. Ya, pasrah saja. Hanya itu satu-satunya. Aku hanya bisa mengurangi kadar dan dampaknya. Belajar mengelola perasaan, dan diam-diam menghapusnya. Menghipnotis diri dan berkata : kau tidak sepenting itu bagi diriku, untuk menghasut diri atas desah ikrar : aku mencintaimu…. aku mengingini dirimu. Sudahlah….Tahun 2012, yang ITU masih belum berhasil. Kita coba lagi tahun ini ya. Semangat memperbaiki diri dan pantang menyerah😀

Okelah, ampe situ dulu ya. Kayaknya tulisan awal tahun ini berpola anti kilmaks ya, tapi gak apalah. Yang penting semangat itu tetap berjaga menemani nafasku yang lancar. Pileknya udah dikeluarin soalnya. Ada target-target baru yang sedang kubangun dan ingin kurealisasikan. Mudah-mudahan ada peningkatan kualitas di tahun ini, lebih baik dari tahun sebelumnya. God bless us. Amin🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s